Skema Bagasi Baru Garuda Indonesia: dari Adaptasi Penumpang hingga Penyempurnaan Layanan

3 hours ago 1

loading...

Skema bagasi Piece Concept Garuda Indonesia menghadirkan tambahan alokasi berat sekaligus penyesuaian dalam cara penumpang mempersiapkan barang bawaan. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - Skema bagasi Piece Concept Garuda Indonesia menghadirkan tambahan alokasi berat sekaligus penyesuaian dalam cara penumpang mempersiapkan barang bawaan. Percakapan di media sosial memperlihatkan beragam respons, mulai dari apresiasi atas tambahan kapasitas hingga masukan mengenai fleksibilitas jumlah koper dan penguatan edukasi penumpang.

Berlaku untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026, skema ini mengatur hak bagasi tercatat berdasarkan jumlah koli dan batas berat setiap koli. Penumpang Kelas Ekonomi domestik memperoleh satu koli dengan berat maksimal 23 kg, dibandingkan sebelumnya 20 kg berdasarkan total berat.

Untuk Kelas Ekonomi internasional, alokasinya dua koli dengan berat masing-masing maksimal 23 kg. Sementara itu, Kelas Bisnis dan First Class memperoleh hingga dua koli dengan berat masing-masing maksimal 32 kg, sesuai rute dan ketentuan tiket. Baca juga: Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg

Tambahan alokasi menjadi salah satu sisi yang mendapat tanggapan positif. Di Threads, akun @hello_yuans menceritakan perubahan pandangannya setelah membaca informasi kebijakan lebih lanjut. “Waktu awal gue kirain bakal lebih ribet, tapi pas baca lagi ternyata not bad kok karena secara ga langsung dapet kilogram bagasi nambah,” tulisnya, dikutip Rabu (9/9/2026)..

Dalam unggahan yang sama, ia turut menyinggung perbedaan pengaturan jumlah koper dan berat maksimal per koper. Manfaat pada perjalanan internasional juga disoroti akun @pe_ndi di Threads. Merujuk pada alokasi yang dibandingkannya, akun tersebut menulis, “Tapi happy nya rute international nih.. before 30kg sekarang 2x23kg.. nambah banyakk…” Hak bagasi setiap penumpang tetap mengikuti rute, kelas, dan ketentuan tiketnya.

Sementara itu, akun @adrvals di Threads melihat manfaat pada pilihan pembelian tambahan bagasi. “Kalo aku PRO ya.. krn menurutku lebih affordable aja buat additional fee kalo bawa bagasi banyak,” tulisnya. Penilaian tersebut merupakan pandangan pengguna, sementara tarif aktual mengikuti rute dan ketentuan pembelian bagasi tambahan.

Tanggapan tersebut menggambarkan manfaat bagi kebutuhan perjalanan tertentu. Bagi penumpang Ekonomi domestik yang terbiasa membawa satu koper, misalnya, tambahan alokasi tiga kilogram memberikan ruang lebih untuk kebutuhan perjalanan selama memenuhi ketentuan berat dan dimensi.

Masa transisi Piece Concept
Pada masa transisi Piece Concept, perubahan dari penghitungan total berat menuju jumlah koli membutuhkan penyesuaian bagi penumpang yang terbiasa membawa beberapa tas. Akun @kursipojokatas di X menyoroti perbedaan tersebut melalui komentar, “23 kg dalam satu koper aman. 10 kg + 10 kg dalam dua koper kena bayar.”

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |