loading...
Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Nasri. Foto/Tangkapan layar IG bidhumaspoldasulteng
JAKARTA - Brigjen Pol Nasri Sulaeman resmi menjadi Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng). Pelantikan lulusan Akpol 1991 itu sebagai Kapolda Sulteng dilakukan pada Minggu, 17 Mei 2026.
Pelantikan dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Rupattama Mabes Polri, Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kelembagaan. Pergantian pejabat di lingkungan Polri juga menjadi bagian dari upaya institusi untuk terus meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah.
"Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Johnny.
Dalam apel perdana di Mapolda Sulteng, Brigjen Pol Nasri menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam kepemimpinan Polri. Nasri mengajak seluruh jajaran mengedepankan pendekatan humanis dan memperkuat fungsi pencegahan.
Baca Juga: Profil Irjen Pol Pipit Rismanto, Lulusan Akpol 1994 Ditunjuk Menjadi Kapolda Jabar
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga netralitas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap pimpinan satuan kerja harus bertanggung jawab dalam membina anggota demi menjaga soliditas dan kepercayaan publik. "Intinya satu, memenuhi harapan masyarakat. Apa yang kita lakukan itu tujuannya memenuhi harapan masyarakat," ujar Nasri.
Profil Brigjen Pol Nasri Sulaeman
Nasri lahir Sulawesi Selatan pada 5 Oktober 1968. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991. Artinya, Nasri merupakan teman satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebelum menjadi Kapolda Sulteng, polisi yang berpengalaman di bidang reserse ini menduduki sejumlah jabatan. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Satuan I/Pidana Umum Direktorat Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur.


















































