loading...
Polandia marah atas ulah tentara Israel meletakkan rokok di mulut patung Perawan Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon. Foto/Middle East Monitor
WARSAWA - Pemerintah Polandia menyampaikan kemarahan dan keprihatinan yang mendalam atas ulah seorang tentara Israel yang meletakkan rokok di mulut patung Perawan Maria di sebuah desa Kristen di Lebanon. Kementerian Luar Negeri di Warsawa mengatakan tindakan tersebut tidak menghormati simbol keagamaan Kristen.
“Kementerian Luar Negeri Republik Polandia menyatakan keprihatinan yang mendalam terkait insiden lain yang melibatkan seorang tentara Israeli Defense Forces (IDF) di Lebanon, yang menunjukkan ketidakhormatan terhadap sosok Perawan Maria. Tindakan tersebut menyinggung sentimen keagamaan umat Kristen,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan yang diunggah di X.
Baca Juga: Tentara Israel Kembali Menista Kristen, Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Pernyataan tersebut mengingatkan bahwa setiap negara memiliki tanggung jawab untuk menghormati hak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan, dan beragama sebagaimana diuraikan dalam Pasal 18 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (HAM).
“Dengan bergabung dengan PBB, Israel menerima nilai-nilai organisasi tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Deklarasi,” lanjut pernyataan itu, menambahkan bahwa prinsip-prinsip serupa tercermin dalam Deklarasi Kemerdekaan Israel dan juga Lebanon.
“Insiden berulang yang melibatkan perwakilan Negara Israel yang melanggar sentimen keagamaan umat Kristen merusak upaya untuk mempromosikan perdamaian dan kerja sama di Timur Tengah,” kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (8/5/2026).
Menteri Luar Negeri Radoslaw Sikorski juga mengkritik insiden tersebut dalam unggahan di X. “Namun, tentara IDF membutuhkan pelatihan dalam menghormati agama dan budaya lain," tulis Sikorski.
“Korban lebih lanjut di Jalur Gaza serta tindakan berlebihan oleh pemukim di Tepi Barat juga tidak dapat diterima,” ujarnya.


















































