Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi

5 hours ago 2

loading...

PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk meresmikan Rumah Maggot Garudafood di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk kembali memperkuat komitmennya dalam mengembangkan ekonomi sirkular berbasis masyarakat dengan meresmikan Rumah Maggot Garudafood di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan Program Kampung Wirausaha Maggot Garudafood yang tidak hanya mengurangi sampah organik, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

"Rumah Maggot Garudafood merupakan wujud komitmen Garudafood dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV), dengan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan," ujar Head of Corporate Communication and External Relations Garudafood Dian Astriana dalam pernyataannya, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Garudafood Raup Laba Rp756,2 Miliar di 2025, Bagikan Dividen Rp9,5 per Saham

Peresmian Rumah Maggot Garudafood ditandai dengan pemotongan pita yang dihadiri perwakilan Garudafood, Biomagg selaku mitra pelaksana, Pemerintah Kota Depok, pemerintah kecamatan, serta pemerintah kelurahan. Selain di Depok Jaya, perusahaan juga membangun rumah maggot di Kelurahan Jatijajar dan Sukmajaya sebagai bagian dari perluasan program pemberdayaan masyarakat.

Setelah peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan budi daya maggot Black Soldier Fly (BSF) serta sesi berbagi pengalaman antar kelompok binaan. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pendampingan teknis mengenai pengelolaan budi daya, pengolahan sampah organik, hingga strategi mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Salah satu penerima manfaat sekaligus Ketua Kelompok Budi Daya Maggot Depok Jaya, Hadijah, mengatakan kelompoknya berhasil membangun rumah maggot setelah mendapat pendampingan dari kelompok binaan di Kelurahan Limo dan dukungan penuh dari Garudafood bersama Biomagg. Panen perdana kelompok tersebut menghasilkan 20 kilogram maggot, sekaligus meningkatkan partisipasi warga yang kini secara mandiri membawa sampah organik rumah tangga ke rumah maggot.

"Awalnya kami menimba ilmu dari kelompok binaan Kelurahan Limo, hingga kemudian dikenalkan dengan Biomagg dan mendapat dukungan penuh dari Garudafood untuk mendirikan rumah maggot ini. Panen perdana kami berhasil mencatatkan 20 kilogram maggot. Namun, yang paling mengharukan adalah melihat antusiasme warga sekitar yang kini secara mandiri membawa sampah organik mereka ke sini. Rumah Maggot Garudafood ini terbukti hadir sebagai solusi nyata dalam mengurai permasalahan sampah organik di lingkungan kami," ujar Hadijah.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |