Balas Dendam, Rusia Luncurkan 600 Drone dan 90 Rudal Tercanggihnya ke Wilayah Ukraina

6 hours ago 4

loading...

Balas dendam, Rusia luncurkan 600 drone dan 90 rudal ke wilayah Ukraina. Foto/X/@MedvedevRussiaE

MOSKOW - Tentara Rusia melancarkan serangan balasan besar-besaran dengan rudal balistik Oreshnik, terhadap fasilitas komando militer, pangkalan udara, dan perusahaan industri pertahanan Ukraina. Demikian diungkaplan Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Minggu.

"Sebagai tanggapan atas serangan teroris Ukraina terhadap fasilitas sipil di wilayah Rusia, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal balistik Oreshnik, rudal aerobalistik Iskander, rudal aerobalistik hipersonik Kinzhal, rudal jelajah Zircon, rudal jelajah yang diluncurkan dari udara, laut, dan darat, yang mengenai pesawat tanpa awak, fasilitas komando militer, pangkalan udara, dan pabrik senjata Ukraina," demikian laporan kementerian tersebut, dilansir Sputnik.

Tujuan serangan telah tercapai, dan semua target yang ditentukan telah dihantam.

Ukraina kehilangan lebih dari 265 tentara dalam pertempuran melawan kelompok tempur Vostok Rusia, lebih dari 175 tentara Ukraina tewas oleh kelompok tempur Sever Rusia, lebih dari 305 oleh kelompok tempur Tsentr.

Hingga 180 prajurit Ukraina dinetralisir oleh kelompok tempur Zapad, hingga 90 oleh kelompok tempur Yug, dan lebih dari 50 oleh kelompok tempur Dnepr.

Sementara itu, melansir CNN, Rusia menggunakan rudal balistik hipersonik baru dalam salah satu pemboman terbesar di wilayah Kyiv sejak perang dimulai, sebuah serangan yang menewaskan sedikitnya empat orang.

Amerika Serikat mengklasifikasikan Oreshnik, yang dapat membawa beberapa hulu ledak konvensional atau nuklir, sebagai rudal jarak menengah. Kecepatan dan lintasannya membuatnya hampir tak terhentikan oleh sistem pertahanan udara yang tersedia bagi Ukraina. Ini baru ketiga kalinya Rusia menggunakan rudal tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan rudal itu jatuh di dekat kota Bila Tserkva di Ukraina tengah, menambahkan: “Mereka benar-benar gila. Sangat penting agar ini tidak dibiarkan tanpa hukuman bagi Rusia.”

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |