Tafsir Al-Isra Ayat 16: Ustaz Adi Hidayat Ungkap Peran Elite di Balik Kehancuran Negeri

6 hours ago 7

loading...

Ustaz Adi Hidayat opuler disapa UAH. foto istimewa

Al Quran tidak hanya berbicara tentang kehidupan manusia secara individual, tetapi juga memberikan gambaran mengenai bagaimana sebuah masyarakat dan negeri dapat mengalami kehancuran. Salah satunya dijelaskan dalam Surat Al-Isra ayat 16.

Ustaz Adi Hidayat dalam kajiannya mengenai tafsir Surat Al-Isra ayat 16 mengungkap pesan penting tentang faktor yang dapat menyebabkan kehancuran suatu negeri. "Ayat tersebut memberikan perhatian khusus terhadap perilaku kelompok tertentu yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan masyarakat," ungkap UAH dalam tayangan Youtube Adi Hidayat Official, belum lama ini.

Allah SWT berfirman:

وَاِذَآ اَرَدْنَآ اَنْ نُّهْلِكَ قَرْيَةً اَمَرْنَا مُتْرَفِيْهَا فَفَسَقُوْا فِيْهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنٰهَا تَدْمِيْرًا

"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi mereka melakukan kedurhakaan di dalamnya, maka sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami binasakan sama sekali." (QS Al-Isra: 16).

Baca juga: Gunung Meletus Makin Sering, Benarkah Al-Qur’an Sudah Mengabarkan Tanda Kiamat?

Memahami Makna 'Mutraf'

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, salah satu kata penting dalam ayat tersebut adalah mutrafiha, yang berasal dari kata mutraf.

Istilah tersebut tidak sekadar menunjuk kepada orang kaya atau seseorang yang hidup berkecukupan. Dalam konteks ayat, mutraf berkaitan dengan kelompok yang memperoleh kenikmatan, kekuasaan, kedudukan atau kemudahan hidup, tetapi kemudian kenikmatan tersebut membuat mereka lalai dan melakukan kedurhakaan.

Dengan demikian, persoalannya bukan semata-mata seseorang memiliki harta atau hidup dalam kemewahan. Yang menjadi masalah adalah ketika kenikmatan tersebut membuat seseorang kehilangan rasa tanggung jawab kepada Allah SWT dan kepada masyarakat.

Al-Qur'an bahkan menempatkan kelompok tersebut dalam posisi penting ketika membicarakan kehancuran sebuah negeri.

Ketika Elite Tidak Lagi Menjadi Teladan

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, ayat ini memberikan pelajaran bahwa orang-orang yang memiliki posisi, pengaruh, kekayaan dan kekuasaan mempunyai tanggung jawab yang lebih besar.

Mereka semestinya menggunakan apa yang dimiliki untuk menghadirkan kebaikan dan menjaga kehidupan masyarakat. Namun, ketika kelompok yang memiliki pengaruh justru melakukan kefasikan, dampaknya dapat meluas kepada kehidupan sebuah negeri.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |