Situasi Genting, Iran Juga Siap Perang Lagi Melawan AS dan Israel

1 hour ago 3

loading...

Amerika Serikat, Israel dan Iran sama-sama nyatakan siap untuk perang lagi. Foto/Defence Security Asia

TEHERAN - Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan Iran tetap siap untuk melanjutkan konflik militer langsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel jika negosiasi gagal menghasilkan hasil yang dapat diterima. Pernyataan Araghchi muncul setelah Washington dan Tel Aviv dilaporkan telah bersiap untuk membombardir Teheran lagi, yang bisa dimulai paling cepat minggu depan.

Di tengah serangkaian pesan yang diatur oleh negara kepada khalayak domestik dan asing, Araghchi juga memperingatkan bahwa terlepas dari kerusakan yang ditimbulkan oleh perang AS-Israel terhadap Iran di kawasan tersebut, perang itu juga berdampak pada rumah tangga Amerika biasa.

Baca Juga: AS dan Israel Bersiap Bombardir Lagi, Paling Cepat Minggu Depan

Biaya energi dan inflasi AS telah meningkat secara signifikan sejak konflik dimulai pada 28 Februari, yang mengakibatkan penutupan efektif Selat Hormuz, tempat sekitar seperlima minyak dan gas dunia biasanya dikirim.

“Warga Amerika diberitahu bahwa mereka harus menanggung biaya perang pilihan mereka terhadap Iran yang meroket,” tulis Araghchi di X, disertai gambar kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

“Kesampingkan kenaikan harga bensin dan gelembung pasar saham, penderitaan sebenarnya dimulai ketika utang AS dan suku bunga hipotek mulai melonjak. Tunggakan pinjaman mobil sudah mencapai level tertinggi dalam 30 tahun terakhir," paparnya, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (17/5/2026).

Pesan Araghchi kepada masyarakat di AS pada dasarnya adalah bahwa inflasi di AS akan terus berlanjut selama ancaman perang dipertahankan, memprediksi bahwa tekanan tersebut akan segera diterjemahkan menjadi biaya pinjaman yang lebih tinggi, yang berpotensi menyebabkan resesi.

Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua parlemen yang memimpin negosiator Iran dalam putaran pertama perundingan dengan AS pada bulan April, juga menyoroti biaya finansial perang bagi warga Amerika, meskipun dengan nada yang lebih mengejek.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |