Rusia Tuduh Negara NATO Terlibat Upaya Pembunuhan Jenderal Alekseyev di Moskow

3 hours ago 2

loading...

Wakil Kepala Badan Intelijen Militer (GRU) Rusia Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev ditembak 3 kali di Moskow tapi masih selamat. Rusia tuduh negara NATO terlibat. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia

MOSKOW - Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia menuduh Polandia—salah satu negara NATO—terlibat dalam upaya pembunuhan Wakil Kepala Badan Intelijen Militer (GRU) Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev di Moskow. Menurut FSB, upaya itu dilakukan atas perintah Ukraina.

Jenderal Alekseyev ditembak tiga kali di tangga gedung apartemennya pada hari Jumat lalu, membuatnya dalam kondisi kritis di rumah sakit. Menurut laporan media Rusia, dia telah sadar kembali dan nyawanya tidak lagi dalam bahaya.

Kyiv membantah keterlibatannya dalam serangan tersebut, sementara Polandia belum memberikan komentar atas tuduhan FSB, yang disampaikan tanpa bukti. "Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan jenderal tertentu itu—mungkin itu adalah perselisihan internal Rusia sendiri," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha, seperti dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Tersangka Penembakan Jenderal Rusia Ditangkap di Dubai, Putin Berterima Kasih kepada Mohammed bin Zayed

Pada hari Minggu, pihak berwenang di Dubai menahan dan menyerahkan kepada Rusia seorang pria bernama Lyubomir Korba, yang dituduh oleh Moskow melakukan penembakan tersebut.

Rusia juga telah mengidentifikasi dua kaki tangan lainnya, salah satunya, Viktor Vasin, yang telah ditahan di Moskow. Yang lainnya diduga melarikan diri ke Ukraina.

Pada hari Senin, FSB mengeklaim bahwa Korba dan Vasin, keduanya warga negara Rusia, telah mengakui peran mereka dalam serangan tersebut. "Yang dilakukan atas perintah dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU)," kata FSB dalam sebuah pernyataan yang dilansir Interfax, Selasa (10/2/2026).

Menurut FSB, Polandia terlibat karena warganya ambil bagian dalam upaya itu. "Putra Korba, Lubos, warga negara Polandia yang tinggal di Katowice, ikut serta dalam perekrutan [ayahnya oleh SBU] dengan partisipasi dinas intelijen Polandia," lanjut FSB.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |