loading...
Suasana puncak peringatan Harlah NU ke-100 tingkat Kota Bogor di Balai Kota, Minggu 1 Februari 2026. Foto/Dok. SindoNews
BOGOR - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor didorong memperkuat kontribusi nyata di tengah masyarakat. Hal ini mengemuka dalam puncak peringatan Harlah NU ke-100 tingkat Kota Bogor di Balai Kota, Minggu 1 Februari 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi menekankan, eksistensi NU tidak hanya diukur dari seremonial. Namun sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh warga, khususnya kaum Nahdliyin. Baca juga: Prabowo Batal Hadir di Peringatan Harlah 100 Tahun NU, Ini Alasannya
"PR penting setelah rangkaian Harlah ini adalah bagaimana keberadaan NU bisa dirasakan langsung oleh warga Kota Bogor. Pengurus harus merancang program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat," ujar pria yang akrab disapa Kiwong.
Selain aspek sosial, Kiwong juga menyoroti dua poin krusial bagi kepengurusan PCNU kedepan. Pertama, penguatan ideologi. PCNU diharapkan konsisten menyebarluaskan ajaran Ahlusunnah wal Jama’ah sebagai benteng ideologi di Kota Bogor.
Kedua, mitigasi bencana. Ia memberikan apresiasi khusus atas pengukuhan Satgas Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kota Bogor. Baca juga: Tutup Akhir Tahun 2025, DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda
Terkait kehadiran satgas baru, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berpesan agar para personel terus meningkatkan kapasitas teknis dan memperluas jaring relawan. "Bagi satgas yang bertugas, teruslah asah kemampuan dan pengetahuan tentang kebencanaan. Selain itu, lakukan rekrutmen personel sosial sebanyak-banyaknya agar dampak manfaatnya semakin luas," tandasnya.
(poe)


















































