Mengenal Therese Halasa, Perempuan Tangguh di Balik Peristiwa Tertembaknya Benjamin Netanyahu

15 hours ago 5

loading...

Therese Halasa (kiri) pejuang perempuan Palestina yang pernah duel maut melawan Benjamin Netanyahu dalam peristiwa pembajakan pesawat tahun 1972. Foto/Medium/IDF

AMMAN - Nama Therese Halasa kembali menjadi perbincangan di kalangan pemerhati sejarah konflik Timur Tengah. Perempuan kelahiran Akka (Acre) ini bukan sekadar aktivis biasa; dia adalah sosok di balik salah satu aksi pembajakan pesawat paling dramatis dalam sejarah, yang mempertemukannya langsung di ujung senjata dengan tokoh-tokoh besar Israel.

Profil Therese Halasa

Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (6/4/2026), berikut adalah profil dan rekam jejak Therese Halasa, sang srikandi perlawanan Palestina.

Baca Juga: Rudal Iran Tembus Iron Dome dan Gempur Gedung 7 Lantai Israel, 3 Orang Hilang

Lahir dari keluarga Kristen di Akka pada tahun 1954, Therese Halasa tumbuh di tengah gejolak pendudukan Israel. Di usia yang baru menginjak 18 tahun, dia memutuskan bergabung dengan organisasi Black September.

Puncak aksinya terjadi pada 8 Mei 1972. Halasa menjadi satu dari empat anggota unit komando yang membajak pesawat Sabena Penerbangan 571 rute Wina-Tel Aviv. Misi mereka jelas: menuntut pembebasan 315 tahanan Palestina yang mendekam di penjara Israel.

Duel Maut Melawan Benjamin Netanyahu

Drama pembajakan ini mencapai titik nadir saat pesawat mendarat di Bandara Lod (sekarang Bandara Ben Gurion). Militer Israel meluncurkan "Operasi Isotope" untuk membebaskan para sandera.

Unit elite Sayeret Matkal dikerahkan, dipimpin oleh Ehud Barak. Di antara para komando yang menyamar sebagai teknisi pesawat, terdapat sosok pemuda bernama Benjamin Netanyahu, yang sekarang menjadi Perdana Menteri Israel dengan masa jabatan terlama.

Dalam baku tembak yang sengit di dalam kabin pesawat, Netanyahu dilaporkan tertembak di bagian lengan. Hingga kini, perdebatan sejarah masih menyelimuti peristiwa tersebut; apakah dia tertembak oleh peluru Halasa atau jadi korban insiden "friendly fire" saat berusaha melumpuhkan sang aktivis perempuan tersebut.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |