KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM

6 hours ago 73

loading...

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Herianto. Foto: Istimewa

JAKARTA - Pembubaran forum diskusi bertajuk Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia yang berlangsung di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) disayangkan oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) Herianto. Dia menilai tindakan pembubaran tersebut bertentangan dengan semangat demokrasi, kebebasan akademik, dan nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi dialog serta persatuan di tengah perbedaan pandangan.

“Forum yang mengangkat tema Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia seharusnya menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif, memperkaya gagasan, dan memperkuat komitmen kebangsaan. Karena itu, sangat disayangkan ketika forum tersebut tidak diberi kesempatan untuk berlangsung secara utuh,” ujar Herianto dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Dia menjelaskan, kampus merupakan ruang intelektual yang dibangun di atas tradisi diskusi, perdebatan, dan pertukaran gagasan. Dia menambahkan, kehadiran pejabat negara sebagai narasumber dalam forum tersebut seharusnya menjadi momentum bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan kritik, pertanyaan, maupun pandangan yang berbeda secara terbuka.

Baca juga: Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun

“Jika ada ketidaksetujuan terhadap narasumber atau materi yang disampaikan, jawabannya bukan membubarkan forum. Gunakan kesempatan itu untuk menguji gagasan, mempertanyakan kebijakan yang dianggap bermasalah, dan menyampaikan kritik dengan data serta argumentasi yang kuat. Itulah esensi kehidupan akademik dan kedewasaan dalam berdemokrasi,” jelasnya.

Baca juga: Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |