Irhashat Menjelang Kelahiran Nabi SAW, Tanda-Tanda Luar Biasa yang Mengiringinya

11 hours ago 8

loading...

Beberapa riwayat menyebutkan sejumlah kejadian luar biasa yang berlangsung bertepatan dengan kelahiran Rasulullah SAW. Foto ilustrasi/iSindonews

Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah umat Islam. Dalam literatur sirah, terdapat sejumlah peristiwa luar biasa yang disebut sebagai irhashat, yakni tanda-tanda yang mendahului kenabian seorang nabi.

Irhashat dipahami sebagai kejadian luar biasa yang menjadi pertanda akan lahir atau diutusnya seorang nabi. Peristiwa semacam ini diyakini sebagai bentuk kemuliaan yang Allah SWT berikan kepada para nabi-Nya. Menjelang kelahiran Rasulullah SAW , sejumlah riwayat menyebutkan adanya peristiwa-peristiwa istimewa yang mengiringi kelahiran manusia mulia tersebut.

Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfury dalam Ar-Rahiq Al-Makhtum menyebut Rasulullah SAW lahir di tengah keluarga Bani Hasyim, Makkah, pada hari Senin, 9 Rabiul Awal Tahun Gajah. Ada pula pendapat lain yang menyebut beliau lahir pada 12 Rabiul Awal, tanggal yang kemudian populer di kalangan umat Islam, termasuk di Indonesia.


Sejumlah Irhashat Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Beberapa riwayat menyebutkan sejumlah kejadian luar biasa yang berlangsung bertepatan dengan kelahiran Rasulullah SAW. Di antaranya adalah runtuhnya 14 balkon istana kekaisaran Persia, padamnya api yang selama bertahun-tahun disembah kaum Majusi, serta hancurnya sejumlah gereja di sekitar Danau Sawah setelah airnya menyusut.

Baca juga: Malam 12 Rabiul Awal, Mengungkap Keajaiban Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Riwayat mengenai peristiwa tersebut antara lain dinukil Imam ath-Thabari dan Al-Baihaqi. Meski demikian, kisah-kisah tersebut merupakan bagian dari literatur sirah yang memiliki tingkat kekuatan riwayat berbeda-beda, sehingga perlu disikapi secara proporsional.

Tanda-tanda menjelang kelahiran Rasulullah SAW juga dikisahkan dalam Dalail an-Nubuwwah karya Al-Hafizh al-Mustaghfiry.

Salah satu kisah datang dari Amr bin Murrah al-Juhani. Dalam riwayat tersebut, ia menceritakan sebuah mimpi ketika dirinya bersama rombongan sedang berada di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji pada masa Jahiliah.

Dalam mimpinya, ia melihat cahaya terang memancar dari Ka'bah hingga menerangi Bukit Tsabir. Kemudian terdengar suara yang mengabarkan datangnya seorang nabi terakhir yang akan menerangi berbagai penjuru.

Dalam kisah tersebut juga disebutkan tanda-tanda seperti datangnya Islam, runtuhnya berhala, serta tersambungnya kembali tali silaturahmi.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |