Iran Akui Dapat Bantuan Militer Rusia dan China dalam Perang Melawan AS-Israel

13 hours ago 8

loading...

Iran akui mendapat bantuan militer Rusia dan China dalam perang melawan AS dan Israel. Foto/Tasnim News Agency

TEHERAN - Iran mengakui bahwa Rusia dan China memberikan bantuan militer kepada Teheran di tengah perang yang sedang berlangsung melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menurut Teheran, bantuan militer tersebut sebagai bagian dari kemitraan strategis.

Pengakuan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi MS NOW. Menurutnya, Teheran mempertahankan kerja sama yang erat dengan Moskow dan Beijing di beberapa bidang, termasuk dukungan militer.

Baca Juga: Tak Cuma Intelijen, Rusia Juga Bantu Iran dengan Taktik Drone Canggih untuk Hajar AS-Israel

“Di masa lalu kami memiliki kerja sama yang erat, yang berlanjut hingga hari ini, dan ini juga termasuk bantuan militer,” kata Araghchi, sebagaimana dikutip dari Politico, Senin (16/3/2026).

Dia menambahkan bahwa Iran mempertahankan hubungan yang luas dengan kedua negara tersebut. “Kami memiliki kerja sama yang baik dengan negara-negara ini—secara politik, ekonomi, bahkan militer," ujarnya.

Menurut laporan Politico, Araghchi menggambarkan Rusia dan China sebagai mitra strategis bagi Teheran di tengah perang melawan Amerika Serikat, dan Israel.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin membantu Iran sebagai respons terhadap dukungan militer dan keuangan Washington untuk Ukraina.

Araghchi juga membahas situasi di Selat Hormuz, salah satu jalur terpenting di dunia untuk pengiriman energi global. Menurut laporan Politico, diplomat top Iran tersebut mengatakan Teheran telah memberlakukan pembatasan selektif pada kapal-kapal milik negara-negara yang dianggapnya bermusuhan.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |