loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terkoreksi 1,70% ke level 6,429.88 pada penutupan sesi I perdagangan siang hari ini Senin (14/9/2026). Foto/Dok
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terkoreksi 1,70% ke level 6,429.88 pada penutupan sesi I perdagangan siang hari ini Senin (14/9/2026). Pada sesi siang IHSG , adasebanyak 153 saham bergerak menguat, 542 saham melemah dan 268 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Volume perdagangan tercatat mencapai 16,53 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7.993 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1.180 juta kali. Sementara itu kapitalisasi pasar pada perdagangan tersebut tercatat sebesar Rp11.227 triliun.
Adapun saham masuk jajaran top gainers antara lain Semacom Integrated (SEMA) menguat 34,93% ke Rp197, Leyand International (LAPD) naik 34,78% ke Rp93, Mitra Pedagang Indonesia (MPIX) naik 29,13% ke Rp164 dan Fortune Indonesia (FORU) naik 25% ke Rp4,650.
Baca Juga: Kenaikan Suku Bunga 2 Bank Sentral Bisa Menekan Aset Berisiko, Berikut Ramalan IHSG Pekan Ini
Sedangkan saham top losers terdiri dari Reksa Dana Indeks Batavia (XBSK) turun 14,89% ke Rp566, Merdeka Gold Resources (EMAS) melemah 12,29% ke Rp7,675, dan Bayan Resources (BYAN) yang anjlok 11,13% ke Rp10,975.
Baca Juga: IHSG Sepekan Ambruk 1,43%, Kapitalisasi Pasar Tergerus Jadi Rp11.446 Triliun
Kondisi ini melanjutkan tren negatif pada pekan sebelumnya yang dipengaruhi oleh penguatan harga minyak dunia dan eskalasi geopolitik. Keputusan OPEC+ menahan kenaikan produksi minyak di tengah gangguan pasokan di Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb berbanding lurus dengan New Delhi Declaration dari KTT BRICS 2026 yang menyerukan penolakan sanksi sepihak, dedolarisasi pragmatis melalui mata uang lokal, serta pengamanan jalur energi.
Dari sisi makroekonomi, lonjakan inflasi produsen dan konsumen terjadi di AS (PPI 5,4% YoY) serta China (PPI 3,8% YoY), yang kian mengonfirmasi arah pengetatan moneter global. Di sisi lain, pasar keuangan domestik mendapatkan penopang dari rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 yang menguat 1,7 poin ke level 118,5. Penguatan ini didorong oleh kenaikan porsi belanja konsumsi masyarakat menjadi 74,2%.
(akr)


















































