Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad

18 hours ago 4

loading...

Seorang mantan juru bicara rumah sakit Israel klaim dokter Zionis Israel pernah selamatkan nyawa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas permintaan Mossad. Foto/Stockholm Center for Freedom

TEL AVIV - Seorang mantan juru bicara rumah sakit (RS) besar Israel melontarkan klaim mengejutkan, yakni seorang dokter Zionis Israel pernah dikirim ke Turki atas permintaan Mossad dan dengan persetujuan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu untuk menyelamatkan nyawa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah dia menderita kanker.

Avi Shushan, yang menjabat sebagai juru bicara Tel Aviv Sourasky Medical Center, yang dikenal sebagai Ichilov Hospital, menyampaikan klaim tersebut pada Selasa lalu di Channel 14, sebuah stasiun televisi Israel, ketika para panelis membahas rekaman video Erdogan di KTT NATO di Ankara.

Baca Juga: Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya

Menurut Shushan, Erdogan sakit parah sekitar enam atau tujuh tahun yang lalu dan bahwa seorang dokter Ichilov yang tidak disebutkan namanya melakukan perjalanan ke Turki. "Sebagai perwakilan Negara Israel, atas permintaan Mossad dan dengan persetujuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu," katanya, seperti dikutip dari Turkish Minute, Minggu (12/7/2026).

Mossad adalah badan intelijen Israel untuk operasi asing.

Erdogan menjalani dua operasi usus pada akhir tahun 2011 dan awal tahun 2012. Tim dokternya, menurut Channel 14, mengatakan mereka telah mengangkat polip non-kanker, sementara Erdogan membantah laporan bahwa dia menderita kanker.

Shushan mengatakan media Israel meminta konfirmasi kapan perawatan yang dimaksud itu terjadi, tetapi dia menolak untuk membahasnya pada saat itu.

“Orang ini, yang hari ini mengancam orang Yahudi, masih hidup dan bernapas berkat seorang Yahudi, berkat seorang Israel, berkat Benjamin Netanyahu dan berkat David Barnea,” kata Shushan, merujuk pada mantan direktur Mossad, yang masa jabatannya berakhir pada Juni lalu.

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |