Bolehkah Puasa Arafah Tanpa Tarwiyah? Bagaimana Hukumnya?

9 hours ago 6

loading...

Dua nama puasa yang sering dibahas di 10 hari pertama Zulhijjah adalah puasa Tarwiyah (8 Zulhijjah) dan puasa Arafah (9 Zulhijjah). Keduanya dikatakan memiliki keutamaan besar yang rasanya akan rugi untuk ditinggalkan. Foto ilustrasi/ist

Bolehkah puasa Arafah tanpa melaksanakan puasa Tarwiyah? Bagaimana hukumnya menurut syariat? Simak penjelasannya berikut ini:

Hukum puasa Arafah tanpa Tarwiyah penting diketahui. Terlebih bagi umat Muslim yang mungkin masih bingung dengan ketentuan dua nama puasa sunnah di bulan Zulhijjah tersebut.

Dua nama puasa yang sering dibahas di 10 hari pertama Zulhijjah adalah puasa Tarwiyah (8 Zulhijjah) dan puasa Arafah (9 Dzulhijjah). Keduanya dikatakan memiliki keutamaan besar yang rasanya akan rugi untuk ditinggalkan. Lantas, apa boleh hanya puasa Arafah saja tanpa puasa Tarwiyah? Simak penjelasannya berikut.


Hukum Puasa Arafah Tanpa Tarwiyah

Sebagian Muslim biasa mengerjakan puasa sunah di bulan Dzulhijjah secara penuh. Diawali tanggal 1 sampai 7 (puasa sunnah Zulhijjah), kemudian dilanjut tanggal 8 Zulhijjah untuk puasa Tarwiyah dan terakhir puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah.

Baca juga: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah : Amalan Penghapus Dosa 1-2 Tahun

Akan tetapi, jika umat Muslim mungkin berhalangan untuk mengerjakan puasa sunnah secara penuh, tetap dibolehkan mengerjakan salah satu atau beberapa saja. Misalnya hanya mengerjakan puasa Arafah yang memiliki keutamaan besar berdasarkan hadis shahih.

Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dianjurkan bagi Muslim yang tidak sedang berhaji. Keutamaannya disebutkan dalam hadis sahih:

“Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Artinya, puasa Arafah ini bisa menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil selama dua tahun, masing-masing setahun yang telah lewat dan setahun yang akan datang. Pahala ini menjadi salah satu keutamaan paling besar di antara puasa sunnah lainnya.

Sementara untuk puasa Tarwiyah sendiri, beberapa riwayat menyebutkan keutamaannya. Akan tetapi, ada sebagian hadis tersebut dinilai lemah (dhaif).

Meski demikian, puasa Tarwiyah tetap dianggap amalan baik karena termasuk dalam 10 hari pertama Zulhijjah.

Jadi, bisa dipahami bahwa hukum puasa Arafah tanpa Tarwiyah adalah diperbolehkan. Tidak ada ketentuan dalam syariat Islam yang mewajibkan puasa Tarwiyah sebagai syarat untuk puasa Arafah.

Selain itu, puasa Arafah juga bisa dilakukan tanpa perlu berpuasa pada hari-hari sebelumnya. Jadi, misalkan Anda tidak sempat berpuasa di hari sebelumnya, tetap bisa mengerjakan puasa Arafah.

Baca juga: Catat Tanggalnya! Ini Beda Puasa Tarwiyah dan Arafah

(wid)

Read Entire Article
Patroli | Crypto | | |